Mengukur Kontribusi LSM

January 2, 2008

Keberadaan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) sejauh ini memiliki kontribusi yang besar bagi tugas-tugas pemerintah dalam pematangan kehidupan demokrasi, dalam melaksanakan fungsi control dan pendampingan. Meskipun terkadang direspon secara “negative” oleh pemerintah, tapi pada dasarnya ia sangat bermanfaat sebagai alat control. Yang mereka lakukan juga untuk kebaikan bangsa dan pemerintah Indonesia

sendiri, bukan membawa misi dan kepentingan Negara lain.

 

LSM bisa menjadi mitra konstruktif bagi pemerintah apabila mereka melakukan kontribusi yang konstruktif juga. Ia bisa menjadi alat koreksi yang efektif bagi kebijakan publik yang menyimpang. Ia bisa menjadi alat penekan apabila pemerintah keluar dari garis yang dikehendaki rakyat. LSM bisa menghalangi terjadinya kekuasaan tersebut. Ia juga bisa masuk ke wilayah manapun juga apabila ada gap antara kebijakan dan implementasi di lapangan.

 

Di sisi lain, juga banyak LSM yang menjadi masalah, karena tidak jelasnya tujuan, komitmen dan cara-cara yang dilakukan. Yang wajib dipertanyakan bangsa ini adalah bila ada LSM di negeri ini yang buta terhadap keindonesiaan. Tidak peduli pada kepentingan bangsa. Tidak peduli pada rasa kebangsaan dan lebih meletakkan dirinya sebagai perpanjangan kepentingan asing. Asing di sini, bisa lembaga internasional, bisa Negara lain, atau organisasi apa daja. Ini bisa mengganggu ekstensi bangsa Indonesia secara utuh. Sebagai contoh Read the rest of this entry »